ANALISIS SENYAWA ALKALOID DAN FLAVONOID DARI EKSTRAK KITOLOD (Isotoma longiflora) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI PENYEBAB KARIES GIGI

ANALISIS SENYAWA ALKALOID DAN FLAVONOID DARI EKSTRAK KITOLOD (Isotoma longiflora) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI PENYEBAB KARIES GIGI
(Analiysis of Alkaloid and Flavonoid Compounds from Kitolod Extract (Isotoma longiflora) and Activity Test to Dental Bacteria)

Muhammad Fazil, Rempaka Nara Suci, Faizatul Allfiah, Desi Nur Alam, Gita Angelia, & Boima Situmeang
Program Studi Kimia, Sekolah Tinggi Analis Kimia Cilegon, Banten
E-mail: boimatumeang@gmail.com/085262897312

ABSTRAK

Salah satu tumbuhan yang berpotensi dan belum banyak diteliti adalah tumbuhan kitolod. Tumbuhan kitolod banyak tumbuh di daerah Cilegon, Banten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis senyawa alkaloid dan flavonoid dari ekstrak kitolod dan melakukan uji antibakteri terhadap bakteri penyebab karies gigi. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Pengujian antibakteri dengan metode Kirby-Bauer. Berdasarkan hasil uji pendahuluan terdapat senyawa Alkaloid dan flavonoid dalam tumbuhan kitolod dengan ditandai hasil positif. Ekstrak daun kitolod mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Enterococcus faecalis pada konsentrasi 10000 ppm sebanyak 9,5 mm; 5000 ppm sebanyak 9,0 mm; dan 2000 ppm sebanyak 6,7 mm.

Kata kunci: kitolod, alkaloid, dan flavonoid.

Full text:

07 Muhamad Fazil_STAK-C_edit 02112017

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *