ANTIOKSIDAN DARI JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PENINGKAT IMUNITAS TUBUH DALAM MENGHINDARI COVID-19

Jurnal ITEKIMA

ISSN: 2548-947x                                                                                                                 Vol.8, No.2, Agusutus 2020

Review Artikel

ANTIOKSIDAN DARI JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) PENINGKAT IMUNITAS TUBUH DALAM MENGHINDARI COVID-19

(An Antioxidant of Lime (Citrus aurantifolia) as a Body’s Immunity Booster in Avoiding COVID-19)

Tati Herlina1*, Euis Julaeha1, E. Evy Ernawati1, Darwati1, & Muhammad Nurzaman2

1Departeman Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran.

2Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran

Jl. Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor-Sumedang 45363.

*E-mail: tati.herlina@unpad.ac.id

ABSTRAK

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan pemasalahan kesehatan yang sedang dihadapi di dunia. Pandemi COVID-19 disebabkan oleh penyebaran corona virus 2 sindrom pernapasan akut (SARS-CoV-2). Penyebaran COVID-19 dapat dihindari dengan mempertahankan dan meningkatkan imunitas tubuh melalui konsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Antioksidan alami merupakan metabolit sekunder yang banyak terdapat di dalam Genus Citrus. Bagian kulit dan daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat digunakan sebagai suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh. Kandungan metabolit sekunder di dalam kulit dan daun C. aurantifolia berupa fenolik, flavonoid, dan minyak atsiri golongan monoterpen menunjukkan aktivitas antioksidan. Kandungan utama minyak atsiri limonen dan senyawa monoterpen lainnya yang terdapat di dalam C. aurantifolia menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Selain itu, komponen flavonoid utama yang terdapat pada bagian kulit dan daun C. aurantifolia seperti hesperidine, nobeletin, dan tangeretin menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Aktivitas antioksidan yang tinggi dari komponen-komponennya menjadikan kulit dan daun C. aurantifolia sebagai agen antioksidan. Hal ini didukung oleh penelitian lain melalui pendekatan metode molecular docking menunjukkan bahwa hesperidin, nobeletin, dan tangeretin yang terdapat di dalam C.aurantifolia dapat menghambat Protease Utama (Mpro) dan Spike (S) glikoprotein dari SARS-CoV-2. Bagian daun dan kulit buah C. aurantifolia merupakan sumber antioksidan yang berfungsi dalam meningkatkan imunitas tubuh dan mempunyai potensi sebagai agen terapi yang spesifik terhadap COVID-19.

 Kata kunci: antioksidan, citrus aurantifolia, COVID-19, flavonoid, hesperidin, minyak atsiri.

Full Text:

3. Tati Herlina_Universitas Padjadjaran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *